PKB Konsisten Jalankan Tradisi Yasinan dan Tahlilan Malam Jumat

By Kontributor 14 Feb 2019, 13:35:13 WIBSosial Budaya

 PKB Konsisten Jalankan Tradisi Yasinan dan Tahlilan Malam Jumat

Keterangan Gambar : istimewa


matahationline.com – Tradisi yasinan dan tahlilan malam Jumat sudah menjadi salah satu kearifan lokal bangsa Indonesia khususnya umat islam. Tradisi amaliah keagamaan tersebut tertanam di bumi nusantara ini sejak Walisongo masuk ke Indonesia. Yasinan dan tahlilan ini kemudian dikembangkan dan terus dilestarikan oleh kelompok islam penganut ahluhsunnah waljamaah khususnya warga Nahdalatul Ulama (NU).

Namun, memasuki perkembangan jaman yang semakin modern, kegiatan-kegaitan berbasis tradisi kebudayaan keagamaan mulai lamban laun ditinggal. Kegiatan yasinan dan di tahlilan di kota-kota besar sudah mulai tidak lagi terdengar. Tradisi malam Jumat ini yang masih bertahan hanya di pelosok-pelosok desa. Apakah tradisi positif berkumpulnya warga ini sudah tidak lagi mendapat tempat?.

Ternyata dugaan tersebut salah, tradisi malam Jumat untuk yasinan dan tahlilan masih menjadi rutinitas salah satu partai besar di Indonesia ini. Ya, PKB, Partai Kebangkitan Bangsa tersebut masih konsisten menjalankan tradisi warisan Walisongo, bahkan acap kali mengkampanyekan untuk menjalankan rutinitas amaliyah keagamaan islam kepada konstituentenya.

“Tradisi yasinan dan tahlilan ini adalah warisan leluhur kita, untuk memperat tali silaturahmi antar saudara, se-umat dalam satu tempat. Ngaji bersama dan doa bersama untuk kebaikan bersama,” ungkap Ketua LPP PKB Jawa Timur, Fauzan Fuadi.

Baginya, rutinitas yasinan dan tahlilan malam Jumat juga bermanfaat untuk saling tukar informasi dan bermusyawarah dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di lingkungan. Karena tahlilan dan yasinan ini, biasanya terbentuk kelompok-kelompok hanya dalam batas RT atau TW.

“Sehabis tahlilan itu bisa jadi lanjut musyawarah, bisa memecahkan masalah, atau mau ngadakan gotong royong bersih masjid, jalan dan sebagainya, itu salah satu manfaatnya,” katanya.

Fauzan menjelasankan terkait dengan perdebatan masalah dalil yasinan dan tahlilan malam Jumat. Dalil-dalil berbuat kebaikan, membaca yasin dan tahlil sudah selesai dibahas karena tidak ada larangan dan perlanggaran syariat agama di dalam tradisi keagamaan tersebut. Untuk itu, ia sangat mengharapkan, kader-kader PKB dan masyarakat terus beristiqomah dalam menjalakan rutinitas yasinan dan tahlilan malam Jumat.[yt]



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment