31 Ribu Desa Ikut Berperan Aktif Pantau Pemudik Untuk Cegah Penyebaran Covid-19

By Kontributor 21 Apr 2020, 13:38:53 WIBKesehatan

31 Ribu Desa Ikut Berperan Aktif Pantau Pemudik Untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Keterangan Gambar : Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar


Jakarta, matahationline.com – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Tranmigrasi, Abdul Halim Iskandar mengatakan saat ini ada 31.615 desa atau sekitar 42 persen dari total jumlah Desa di seluruh Indonesia ikut berberan aktif memantau para pemudik untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Ini penting, karena dengan dilakukan pemantauan pemudik, relawan desa lawan covid-19 bisa memberikan saran dan masukan tentang apa yang harus dilakukan jika ada pemudik atau pendatang,” ujarnya di Jakarta, Senin (20/4/20).

Kendati demikian, Gus Halim sapaan akrab Menteri Desa menghimbau kepada para pemudik untuk tidak pulang kampung untuk sementara waktu hingga pandemi covid-19 ini berakhir. Jika terpaksa harus mudik, maka harus melakukan isolasi saat tiba di desa.

“Masyarakat yang di desa usahakan jangan ke kota. Karena kota adalah sumber penyebaran covid-19. Makanya yang di Jakarta, atau di kota yang sudah terinveksi covid-19, ataupun yang di luar negeri, kalau bisa jangan mudik. Ditunda dulu mudiknya, nanti bareng-bareng mudiknya kalau situasi sudah bagus,” ujarnya.

Sebelumnya, beberapa waktu lalu Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi melakukan survei terkait pendapat kepala desa terhadap pemudik. Hasilnya, 89 persen Kepala Desa menghendaki agar warga desa di perantauan untuk menunda mudik.

"Sekitar 89 persen Kepala Desa menghendaki agar warga desa yang sedang di rantau untuk menunda mudik, bukan melarang mudik tapi menunda mudik," ungkapnya.

Menurutnya, data tersebut seirama dengan kebijakan presiden Joko Widodo yang menunda cuti bersama hari raya Idul Fitri karena dampak Covid-19.

"Persis dengan kebijakan Bapak Presiden, sehingga libur bersama atau cuti bersama setelah dilakukan perubahan dalam rangka untuk menunda mudik," imbuhnya.



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment