Cak Imin Harap INC Bisa Menjadi Pusat Kajian dan Pemikiran Islam di Indonesia

By Kontributor 16 Feb 2019, 17:01:07 WIBPolitik

Cak Imin Harap INC Bisa Menjadi Pusat Kajian dan Pemikiran Islam di Indonesia

Keterangan Gambar : Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin


Matahationline.com – Wakil ketua MPR RI Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyebut, jelang pilpres 2019, kemunculan politik identitas dan simbol-simbol agama semakin marak. Salah satunya dengan mengekpos kegiatan keagamaan secara sengaja untuk menampilkan citra positif salah satu kubu.

Dengan adanya fenomena tersebut, Cak Imin mengapresiasi dan menyambut baik jika diskusi-diskusi tentang keislaman semakin digalakkan seperti yang dilakukan oleh Islam Nusantara Center (INC). Selain itu, Cak Imin berharap kegiatan tersebut terus berkembang menjadi pusat kajian dan pemikiran Islam nantinya.

“Saat ini, jelang pemilu April 2019, kajian seputar Islam dan NKRI, menemukan momentum yang sangat tepat. Apalagi, gerakan keislaman dan simbol-simbolnya turut terdongkrak selama tahun politik ini,” kata Cak Imin saat pengantar diskusi yang diselenggarakan Islam Nusantara Center di rumah dinas Wakil Ketua MPR, Kompleks Widya Chandra, Jumat (15/2/2019).

Namun begitu, kehadiran Islam Nusantara sendiri belum sepenuhnya diterima di Indonesia. Masih ada sejumlah wilayah yang menolak kehadiran Islam Nusantara, seperti Sumatera Barat dan Riau.

“Ini adalah tantangan bagi Islam Nusantara agar bisa mengembangkan sayap dan bisa diterima semua kelompok masyarakat dengan damai. Apalagi, perbedaan antara NU dan Muhammadiyah sudah semakin kecil,” ujar panglima santri tersebut.

Dengan adanya dinamika keislaman yang terjadi di tahun politik ini, ungkap Ketua DPP PKB itu, kondisinya masih cukup kondusif. Dengan catatan tidak terjadi pendangkalan dan kekeringan politik diantara dua kubu yang bersaing. Dalam hal ini tidak takut kalah dan tidak takut menang. Kedua belah pihak diharapnya untuk mampu menahan diri agar tidak menimbulkan ancaman bagi keutuhan bangsa dan negara.

Pada kesempatan tersebut, juga hadir sejarawan Zainul Milal Bizawie dan Ahmad Ginanjar Sya’ban Direktur Islam Nusantara Center (INC) sebagai narasumber serta Ketua Fraksi PKB MPR RI Jazilul Fawaid. Diskusi yang membahas tema “Jejak Politik Santri Menyatukan Negeri” bertujuan untuk mendedah perjuangan para santri dan ulama dalam mempertahankan keutuhan negara dan bangsa melalui berbagai cara, salah satunya dengan syiar-syiar agama.



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

  1. AustRogy 10 Mei 2019, 04:33:26 WIB

    Levitra Vardenafil 10 Mg <a href=http://asacdz.com>cialis</a> Healthy Man Viagra Phone Number Non Prescription Cialis

View all comments

Write a comment