Cak Imin Ungkap Rahasia Melejitnya Elektabilitas PKB

By Kontributor 13 Feb 2019, 13:22:04 WIBPolitik

Cak Imin Ungkap Rahasia Melejitnya Elektabilitas PKB

Keterangan Gambar : Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin


Matahationline.com – Ketua umum DPP PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin bersyukur atas hasil survei yang dilaksanakan oleh Poltracking yang digelar 19 Januari-3 Februari 2019. Pasalnya, PKB menduduki rangking ketiga dan mengalahkan Golkar.

Cak Imin lantas memberi bocoran berkenaan dengan melejitnya elektabilitas PKB. Menurutnya, ada tiga faktor yang menjadi penyebab elektabilitas PKB semakin mendekati Gerindra dan mengalahkan Golkar. Diantaranya, kerja keras caleg di tiap daerah, soliditas jajaran struktural partai, dan efek ekor jas dari Kiai Ma’ruf Amin sendiri.

Untuk itu, Cak Imin menghimbau agar kader PKB tetap kerja keras di lapangan meski hasil survey menempatkan PKB sebagai salah satu partai yang masuk di tiga besar.

“Semua survei adalah indikator, belum bisa disimpulkan sebagai hasil akhir. Kerja lapangan adalah yang menentukan,” tegasnya.

Sebelumnya, Lembaga Survey Poltracking merilis hasil survei yang dilakukan dari 19 Januari-3 Februari 2019, Senin (11/2).

Dari hasil survey tersebut, ada fakta mengejutkan yakni PKB berada di tiga besar mengalahkan partai Golkar dan mendekati posisi Gerindra yang hanya terpaut 4,5 persen.

Temuan elektabilitas tersebut berhasil dijaring dalam skema pertanyaan dengan simulasi kertas suara. Hasilnya PKB menjadi partai paling populer ketiga dibawah PDI Perjuangan dengan 19,9 persen dan Gerindra dengan 14,5 persen.

Berikut daftar elektabilitas parpol hasil survey Poltracking dengan skema simulasi kertas suara:

  1. PDI Perjuangan 19,9 persen
  2. Gerindra 14,5 persen
  3. PKB 10 persen
  4. Golkar 9,2 persen
  5. PKS 5 persen
  6. NasDem 3,9  persen
  7. Demokrat 3,5 persen
  8. PPP 2,4 persen
  9. Perindo 2,3 persen
  10. PAN 2,2 persen
  11. PSI 0,5 persen
  12. Berkarya 0,3 persen
  13. Garuda 0,3 persen
  14. Hanura 0,3 persen
  15. PBB 0,2 persen
  16. PKPI 0,0 persen

Sementara yang tidak mau menjawab atau merahasiakan jawaban ada 9,0 persen, dan yang belum menentukan pilihan mencapai 16 persen.



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment