Diberitakan Hanya Lulusan Kejar Paket C, Gus Wahid Hanya Tersenyum

By Kontributor 19 Jan 2018, 12:53:15 WIBPolitik

Diberitakan Hanya Lulusan Kejar Paket C, Gus Wahid Hanya Tersenyum

Keterangan Gambar : Gus Wahid, ketika ditemui wartawan matahationline.com dikediaman.


Magetan, matahationline.com - Calon Wakil Bupati Kabupaten Magetan tahun 2018, Nur Wahid, atau biasa dipanggil Gus Wahid, anggota DPRD Kabupaten Magetan dua periode,  pasangan Calon Bupati Suyatni Priasmoro,  saat ini ramai diberitakan hanya lulusan Kejar Paket C atau pendidikan setara SMA. Hal ini sempat menjadi pembicaraan hangat di lingkungan masyarakat Magetan.

Banyak warga yang mempertanyakan kebenaran berita tersebut. Terlepas dari kebenaran  berita, sebagian besar warga Kabupaten Magetan menyayangkan pemberitaan tersebut. “Wah hari gini kok masih memakai isu-isu basi seperti itu ya. Bukankah yang penting integritas dan kualitas calon, bukan malah mempermasalahkan apakah calon tersebut lulusan SMA atau kejar paket C,” ujar Siti Muzayannah, salah satu warga Magetan, yang mengaku belum menentukan pilihan saat Pilkada 2018 nanti.

Terpisah, Agus Salam, warga kecamatan Plaosan menyampaikan, “saya belum ada yang kenal dengan satupun calon bupati atau wakil bupati. Tapi kalau sekedar lulusan Kejar Paket C saja dipertanyakan,  Bu Susi, Menteri Kelautan, itu idola saya, dan itu malah cuma lulusan SMP, hehehe” jelas Agus sambil tersenyum.

Di tempat lain, Lukman, warga Kecamatan Panekan yang juga anggota Banser Magetan menegaskan “Gus Wahid, adalah Ketua Ansor Kabupaten Magetan, sekaligus Panglima Tertinggi Banser Magetan. Dan kami pasti akan selalu siap membela Pimpinan kami,” ungkap  laki-laki berbadan kekar tersebut.

Sementara itu, Gus Wahid, yang juga putra KH Suryani Maulani, saat ditemui di ndalem nya Kedungpanji hanya tersenyum saat menaggapi berita-berita diatas. “Saya memang lulusan Kejar Paket C, ini setara SMA, dan syarat pendaftaran di KPU itu memang minimal lulus SMA,’ jelas Ketua Yayasan Pondok Pesantren Roudlotul Huda Kedungpanji ini.

Saat dikonfirmasi terkait anggota Banser yang siap membela Gus Wahid, lulusan SI Sarjana Hukum ini menegaskan “Saya melarang dengan tegas siapapun anggota Banser yang berbuat kekerasan. Ingat, jangan pernah memiliki rasa benci, karena itu bagian dari penyakit hati. Kalau kita disakiti, kalau kita didholimi, maka kita harus membalasnya dengan cinta kasih, mangke insyaallah Allah akan meridloi semua langkah kita, amin” pungkas Gus Wahid mengakhiri wawancara. (ds)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment