Gus Aik Ajak Masyarakat Merawat Tradisi Budaya Bangsa

By Kontributor 08 Nov 2019, 12:21:15 WIBSosial Budaya

Gus Aik Ajak Masyarakat Merawat Tradisi Budaya Bangsa

Keterangan Gambar : Anggota Fraksi PKB DPRD Jawa Timur, Ahmad Athoillah saat menghadiri acara Haul Syayid Abdurrahman/Mbah Jabung Mojokerto


matahationline.com– Anggota DPRD Jawa Timur Ahmad Athoillah mengajak masyarakat Mojokerto dan Jombang untuk merawat tradisi dan budaya bangsa. Tradisi dan budaya yang ada di tengah-tengah masyarakat, khususnya Jawa Timur tertanam nilai-nilai priritual dan kebersamaan antar sesama warga. Nilai-nilai tersebut menjadi penguat antar anak bangsa dalam proses pembangunan sosial budaya.

Ia pun bercerita bahwa bumi Mojokerto dan Jombang merupakan bumi yang menyimpan sejarah besar peradaban bangsa Indonesia. Dalam sejarahnya, di bumi tersebut telah berdiri kerajaan besar bernama Majapahit yang disegani oleh kerajaan besar lainnya di nusantara, dan bahkan negeri Cina dan Mongolia. Sejarah dan peninggalannya tersebut, baik bentuk fisik berupa bangunan (arca/candi dsb) ataupun tradisi budayanya harus dijaga.

“Tidak cukup hanya peran pemerintah yang melestarikan, tapi peran masyarakat sangat diperlukan, karena cerita sejarah kebudayaan akan kuat lestari jika semua peran elemen masyarakat turut menjaga, merawat dan termasuk menceritakan kepada anak cucu kita,” ungkap pria yang biasa disapa Gus Aik itu.

Pesan ajakan tersebut disampaikan Gus Aik saat menghadiri acara Haul Sayyid Abdurrahman Alias Mbah Jabung yang berada di Desa Jabung Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto. Mbah Jabung merupakan tokoh dan ulama besar penyebar agama islam asal negeri Persia.  Dalam sejarah perjalannya dakwahnya di Jawa, ia merupakan ahli nujum pada jaman kerahaan Majapahit. Ketokohan dan jasanya dalam mensyiarkan agama agama islam kini dikenang oleh warga sekitar dalam bentuk haum.

Kehadiran politisi PKB tersebut sebagian dari aktualisasi menjaga tradisi dan nilai-nilai budaya bangsa. Terlebih lagi kata Gus Aik, Mbah Jabung adalah ulama besar yang berjasa dalam proses islamisasi di bumi Majapahit. “Haul itu berdoa bersama untuk Mbah Jabung, selain itu untuk merefresh, mengingat sejarah masa lalu,” pungkasnya.[ct]



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment