Ning Fitri Sosialisasi Raperda Pesantren dan Serap Aspirasi Warga Sukorejo Pasuruan

By Kontributor 26 Nov 2019, 12:50:19 WIBDaerah

Ning Fitri Sosialisasi Raperda Pesantren dan Serap Aspirasi Warga Sukorejo Pasuruan

Keterangan Gambar : Anggota Fraksi PKB DPRD Jawa Timur, Aida Fitriati saat menjalankan agenda resesnya bersama dengan warga Sukorejo Pasuruan


Pasuruan, matahationline.com – Anggota DPRD Jawa Timur Aida Fitriati menggunakan kesempatan resesnya untuk bertemu langsung dengan warga dan Muslimat NU di Kecamatan Sukorejo Pasuruan.  Reses yang berlangsung pada hari Senin (25/11/2019) tersebut digunakan oleh Ning Fitri sebagai media untuk sosialisasi Rapaperda Pesantren yang merupakan usualan dari Fraksi PKB DPRD Jawa Timur.

Politisi perempuan asal Pasuruan itu menyampaikan bahwa Rapereda Pesantren yang merupakan  rancangan peraturan turunan dari UU No. 18 tahun 2019 tentang pesantren sudah masuk dalam agenda politik parlemen Jawa Timur. Raperda khusus pesantren tesebut kini sudah ada dalam Program Pembuatan Peraturan Daerah (Propemperda) Jawa Timur 2020. Sehingga tahun depan, perda tersebut bisa diimplementasikan dan dirasakan kemanfaatannya oleh santri – santri dan pondok pesantren.

Kehadirian raperda tersebut sebagai upaya dalam pengakuan terhadap eksistensi pesantren pesantren yang ada di Jawa Timur yang totalnya 6.561 lembaga. Di mana setiap lembaga pesantren tersebut memiliki ciri khas dan metode pengajaran yang berbeda-beda. “Setiap pesantren memiliki ciri khas dan kita berusaha ciri khas itu diakui oleh pemerintah melalui perda. Sehingga lulusan pesantren dan ijazahnya nanti juga disetarakan dengan pendidikan umum,” ungkapnya.

Selain sosialisasi, agenda reses terserbut untuk menyerap aspirasi warga. Dari aspirasi yang diutarakan oleh warga yang menarik adalah kesadaran warga terkait dengan pengelolaan sampah rumah tangga. Warga menginginkan adanya pengadaan sistem pembungan sampah akhir untuk warga desa se-Kecamatan Sukorejo. Karena sampah menjadi suatu hal yang sepele namun bisa menjadi masalah besar jika tidak diperhatikan dan penanganan bersama-sama oleh masyarakat dan pemerintah.

Tidak hanya itu, menjadi seruan dari warga juga adanya pembangunan sumber mata air di wilayahnya. Karena sumber mata air yang tersedia saat ini kurang memadai untuk memenuhi kebutuhan warga, utamanya saat musim kemarau. Sehingga diperlukan adanya penambahan sumber mata air, salah satu yang bisa dilakukan adalah pengadaan sumur bor.

Menanggapi aspirasi yang diutarakan tesebut, Politisi PKB Jawa Timur tersebut siap menampung segala aspirasi yang nantinya akan dibawa ke parlemen Jawa Timur untuk diskusikan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Ia akan meminta gubernur Jatim untuk bisa mengalokasikan program dan anggaran terkait dengan pembangunan tempat sampah terakhir dan pengadaan sumur bor.



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment