Politisi PKB Minta Pemerintah Masifkan Kampanye Bahaya Gadget Bagi Anak

By Kontributor 25 Okt 2019, 15:52:13 WIBKesehatan

Politisi PKB Minta Pemerintah Masifkan Kampanye Bahaya Gadget Bagi Anak

Keterangan Gambar : Anggota Fraksi PKB DPRD Jawa Timur, Hikmah Bafaqih


matahationline.com - Politisi PKB DPRD Jawa Timur Hikmah Bafaqih turut menyoroti soal meningkatnya pasien kecanduan gadget yang masih berusia anak di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur Surabaya. Peningkatan jumlah pasien di tahun 2019 ini jika dihitung rata-rata perbulan bisa 1-2 anak, padahal di tahun sebelumnya perbulan hampir dikatakan tidak ada dengan katagori pasien yang diagnosis sebagai dampak dari kecanduan gadget.

Melihat data tersebut, Hikmah Bafaqih meminta pemerintah untuk memasifkan kampanye bahaya gadget bagi anak usia dini. Kampanye tersebut agar efektif tentu harus berbasis komunitas, baik di tingkat RT maupun komunitas lainnya. Skema tersebut menurut Hikmah lebih efektif karena nantinya ada kontrol dari lingkungan sekitar. Seperti contoh di beberapa RT Daswisma sudah membuat program atau aturan pembatasan nonton televisi di jam-jam tertentu. Hal itu menarik untuk ditiru dan dikampanyekan oleh pemerintah.

"Sekarang sudah ada RT2l-RT dasawisma membuat aturan no tv no gadget jam sekian sampai jam sekian, itu penting. Penting berbasis komunitas karena akan ada saling menjaga, kontrol," ungkapnya, Jumat (24/10/2019).

Hikmah menyadari bahwa saat ini memang jaman digital serba gadget, melarang anak-anak sekarang untuk tidak bersentuhan dengan gadget sangat tidak mungkin. Namun hal tersebut bisa dibatasi dengan membuat aturan ditingkat keluarga. Orang tua yang mempunyai peran untuk mendidikan anak juga harus menyadari terlebih dahulu bahaya dari gadget tersebut sebelum terlambat. Kecanduan gadget pada anak dapat berpengaruh terhadap psikologi dan tumbuh kembangnya anak. Kecanduan gadget dalam dunia kesehatan masuk dalam katagori orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

dr Tiwik Koesdiningsih, Psikiater Anak dan Remaja RSJ Menur surabaya mengatakan bahwa kecanduan gadget adalah pemakaian gadget secara terus menerus sampai berakibat secara klinis, misalnya gangguan emosional, sosial, perilalu, wicara dan motorik yang memengaruhi kehidupan sehari-hari. Dapak dari kecanduan tersebut bisa mempengaruhi perubahan fisik, emosional dan kognitif dan komunikasi anak.
"komunikasi anak susah atau tidak bisa bicara seperti anak pada usianya," ujarnya.

Ia pun meminta orang tua untuk segera konsultasi kepada psikiater jika menemukan anaknya sudah kecanduan gadget.



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment